Thursday, January 7, 2016

Manfaat Buah Nangka Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Buah nangka adalah buah yang berwarna kuning rasanya manis dan lembut. tauakah Anda bahwa nangka memiliki manfaat untuk ibu hamil? Iya nangka memang memiliki manfaat dan kaya akan nutrisi berupa mineral dan vitamin yang di butuhkan oleh ibu hamil. 

Bukannya nangka itu buah pantangan untuk ibu hamil? Beberapa buah seperti durian dan nangka tidak berbahaya untuk kesehatan ibu hamil asalkan tidak mengkonsumsinya dengan porsi yang berlebihan. 

Manfaat Buah Nangka Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Baca juga ulasan mengenai : Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Nangka?

Apa Saja Manfaat Nangka Untuk Ibu Hamil, Berikut Ini Ulasannya:
1. Mengandung Kalsium dan Kalium
Buah nangka mengandung cukup banyak kalsium dan kalium yang berfungsi sebagai mineral yang menyusun sel tulang pada janin. Selain itu kalsium yang cukup akan membantu menjaga kekuatan tulang ibu hamil selama masa kandungan.

Aritkel tentang kandungan nutrisi buah nangka pernah saya posting di artikel sebelumnya, ANda bisa membacanya artikelnya disini : Kandungan Gizi Buah Nangka Sangat Banyak

2. Menjaga Kesehatan Mata
Vitamin A di butuhkan oleh ibu hamil agar kesehatan mata terjaga, kebetulan buang nangka juga mengandung vitamin A dan betakaroten yang berfungsi menjaga organ mata dari berbagai kerusakan. 

3. Antioksidan Yang Baik
Saat ini banyak polusi di udara yang mengakibatkan banyaknya radikal bebas menyerang organ tubuh. Buah nangka mengandung antioksidan yang cukup tinggi untuk menetralkan radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh.

4. Membantu Pembentukan Sel Syaraf
Sel syaraf yang sehat pada janin akan menjadikan janin tumbuh normal, buah nangka mengandung vitamin B9 atau asam folat yang sangat di butuhkan oleh ibu hamil agar sistem syaraf janin tidak terganggu.

5. Buah Ber-Energi 
Sumber energi dalam tubuh kita bersal dari makanan yang kita konsumsi mengandung nutrisi. Zat gisi yang paling banyak di gunakan untuk di jadikan energi adalah karbohidrat, gula, lemak dan protein. Buah nangka menganudng karbohidar, gula dan proten sehingga menjadikan nangka sebagai buah ber-energi.

Nangka akan sangat bermanfaat untuk ibu hamil apa bila di konsumsi dalam porsi yang sedang (normal) dan tidak terlalu banyak. Imbangi juga dengan olahraga untuk ibu hamil agar kesehatan  kandungan semakin terjaga. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa :-)

Monday, December 28, 2015

Manfaat Buah Duku Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Saat kehaimlan kesehatan ibu hamil harus selalu terjaga agar janin dalam kandungan dalam kondisi yang baik. Beberapa macam makanan akan di konsumsi oleh ibu hamil agar kondisi kehamilannnya selalu sehat. Salah satunya adalah buah duku yang memiki manfaat untuk kesehtan ibu hamil.

Buah duku mengandung vitmain dan mineral yang baik untuk menjaga kesehatan ibu hamil, kerena dengan gizi yang lengkap tubuh akan selalu dalam kondisi yang prima, apa lagi di tambah dengan isitrahat yang cukup dan olahraga yang teratur. 

Manfaat Buah Duku Menjaga Kesehatan Ibu Hamil


Ibu hamil selain mengkonsumsi buah dan sayur yang bernutrisi juga di perbolehkan untuk berolahraga, salah satu olahraga yang cocok untuk ibu hamil adalah berenang, karena olahraga ini tergolong ringan dan kecl resikonya untuk membuat tubuh mengalami cidera. 


Kembali ke buah duku, buah duku itu kaya akan vitamin C yang berguna selain untuk mesintesis lemak dan membantu penyerapan beberapa mineral, vitamin C juga bermanfaat sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh, melindungi tubuh ibu hamil dari berbagai ancaman kerusakan DNA, protein dan beberapa angota tubuh yang di akibatkan oleh zat beracun dan polusi yang ada di sekitar ibu hamil.

Kebutuhan Vitamin C ibu hamil perhari adalah 85 miligram dan jika kurang akan mengakibatkan antioksidan dalam tubuh akan sedikit, Namun jika terlalu banyak dapat menjadi hambatan pertumbuhan yang akan mengakibatkan kesehatan tidak terjaga. 

Untuk mendapatkan asupan Vitamin C sebaiknya di peroleh dari buah dan sayuran segar karena vitamin alami lebih mudah di serap oleh tubuh dan juga kita bisa mendapat manfaat lain dari buah dan sayur yang kita konsumsi. 

Manfaat Buah Duku menjaga kesehatan Ibu hamil memang benar adanya, asalkan ibu hamil cukup istirahat dan memenuhi kebuhan nutrisi harian selama masa kehamialan di tremseter pertama. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca.

Berikut ini artikel lengkap yang membahas :  Kebutuhan Nutrisi Gizi Untuk Ibu Hamil Harian

Sumber informasi : Manfaat Buah Duku Untuk Ibu Hamil Dan Janin 

Saturday, December 26, 2015

Berenang Dapat Melatih Pernafasan Ibu Hamil

354pedia Apakah Anda suka berenang? Bila iya berarti Anda sama dengan saya karena saya juga suka berenang. Kabar baiknya berenang dapat melatif pernafasan ibu hamil. Olahraga yang cukup menyenangkan yaitu olahraga yang menggunakan air karena kita akan bersentuhan dengan air serta kita akan merasakan sensai yang luar biasa bila bermain dengan air.

Berenang Dapat Melatih Pernafasan Ibu Hamil

Beberapa ibu hamil menggemari olahraga renang namun khawatir akan berdampak pada kesehatan ibu hamil dan janin. Tenang aja karena renang tidak akan berbahaya asalkan Anda menguasai tehnik berenang dan yang terpenting adalah jangan menggunakan teknik yang menguras tenaga berlebihan.

Sehubungan dengan manfaat berenang untuk ibu hamil, salah satunya adalah melatih pernafasan yang berguna untuk proses melahirkan atau persalinan. Ketika saat bersalin sorang wanita akan mengalami rasa sakit yang luar biasa dan tenaga yang di butuhkan sanagat banak. Dengan berenang otot seluruh tubuh menjadi terlatif dan pernafasanpun akan semakin kuat.

Mengapa berenang dapat menjadikan pernafasan semakin kuat? Iya sebab ketika kita bergerak dan menyelam secara otomatis kita tidak bernafas dan menahannya, inilah yang membuat pernafasan semakin terlatih. 

Demikian ulasan mengenai manfaat berenang dapat melatif pernafasan untuk ibu hamil semoga dapat memberikan kegunaan bagi para pembaca. Bila ada pertanyaan bisa melalui kolom komentar di bawah ini, yuk kita sharing bareng. 

Thursday, December 24, 2015

Manfaat Mengkonsumsi Buah Kedondong

Apakah Anda suka mengkonsumsi kedondong? Jika Iya maka berarti Anda sama seperti saya. Nah kebetulan karena saya dan Anda suka makan buah dondong maka sekarang akan saya coba mengulas mengenai manfaat buah kedondong untk kesehatan kita. 

Manfaat Mengkonsumsi Buah Kedondong

Kedondong biasanya di konsumsi dalam buah segar dan juga dalam bentuk olahan seperti rujak dan manisan dondong. Apapun bentuk dondong iaya tetap memiliki rasa manis kecut yang di gemari oleh cukup banyak orang. 

Sehubungan dengan manfaatnya, berikut ini ulasan mengenai manfaat buah kedondong :

Manfaat dan Khasiat Buah Kedondong Untuk Kesehatan 

1. Menjaga Kesehatan Mata 
Di dalam kedondong yang Anda makan mengandung cukup banyak vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ mata Anda. Dengan mengkonsumsi buah ini berarti anda telah memberikan asupan nutrisi untuk Mata Anda.

2. Mencegah Anemia
Bila Anda sering lemas dan letih hal itu bisa di sebabkan karena Anda sedang mengidap anemia atau kurangnya sel darah merah dalam tubuh yang di akibatkan oleh minimnya asupan zat besi. Buah kedondong memiiliki kandungan zat besi yang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati anemia.

Baca juga artikel terkait : Khasiat Kedondong Untuk Ibu Hamil

3. Menguatkan Kesehatan Tulang 
Tulang kita membutuhkan kalsium untuk dapat menjaga kekuatannya dan mengganti sel tulang yang rusak. Kedondong memiliki kalsium dan fosfor yang beguna menjaga kekuatan tulang Anda.

4. Buah Yang Kaya Karbohidrat
Kedondong memiliki manfaat sebagai sumber energi sebab memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi sebagai sumber energi tubuh kita. Selain karbohidarat dondong juga kaya protein dan lemak.

Demikian ulasan mengenai Manfaat mengkonsumsi buah kedondong untuk kesehatan tubuh, semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca. Sampai jumpa dan terimkasih untuk kunjungan Anda.

Tuesday, September 8, 2015

Manfaat madu Untuk Bibir

Apakah Anda mengetahui manfaat madu untuk bibir itu apa saja? setelah membaca ini Anda akan mengetahui berbagai macam khasiat madu terutama pada bibir kita. Seperti halnya pada postingan sebelumnya yang selalu spesifik kali ini juga akan demikian. 

Manfaat Madu Untuk Bibir

Sebenarnya madu memiliki banyak khasiat salah satunya untuk menutrisi bibir kita. Memang apa saja manfaat dari bibir yang di nutrisi oleh madu? Berikut ini ulasannya : 

Madu Untuk Memerahkan Bibir Secara Alami
Madu di percaya dapat memerahkan bibir secara alami, bahkan beberapa artikel online membenarkan tentang hal ini, namun hal yang di sayangkan belum ada ulasan secara ilmiah mengapa madu dapat memerahkan bibir. 

Jika Anda ingin mencoba menggunakan madu sebagai pemerah bibir tidak ada salahnya toh juga tergolong mudah dan murah. Hal yang perlu di perhatikan dalam penggunaan madu, usahakan gunakan madu asli ya. 

Cara memerahakan bibir dengan madu alami : 
= Setelah madu disiapkan, oleskan madu pada area bibir Anda dan diamkan selama 10-20 menit kemudian bilaslah dengan air atau Anda dapat memakannya jika berkenan. Lakukan cara ini setiap hari selama satu bulan. Cara ini juga di percaya bekerja untuk bibir gelap. 

Madu Untuk Melembabkan Dan Mengatasi Bibir Kering
Bibir yang kering adalah tanda alami bahwa bibir mengelami kekurangan nutrisi. Bila Anda mengalami hal ini Anda dapat memanfaatkan madu sebagai obatnya. Madu bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit serta mengobati bibir kering.  

Hal yang menyenangkan bila bibir terjaga kelembabannya adalah penampilan akan lebih menarik terutama bagi kaum perempuan. Adapun caranya sama dengan cara madu untuk memerahkan bibir di atas. 

Usai sudah ulasan mengenai Manfaat Madu Untuk Bibir, jika Anda merasa artikel ini bermanfaat mohon untuk di share ya. Semoga artikel ini bermanfaat. Saya sadar artikel ini jauh dari kesempurnaan dan dengan senang hati jika ada kritik dan saran sudikah kiranya pembaca mengisi kolom komentar di bawah ini.

Sumber : Kegunaan Madu Untuk Bibir

Sunday, August 23, 2015

Hiring the Qualified Car Accident Lawyers

A lot of car accident lawyers are completely needed when you are experiencing a car accident which can be completely frustrating for you. There will be so many points which you need to consider when you are dealing with such the situation.

Hiring the Qualified Car Accident Lawyers

You need to deal with the loss, insurance, and even the lawsuit. It would not be that really interesting at all. Many people who are experiencing any accidents including a car accident will feel that worse. What you need to do is dealing with all of those impacts carefully including on dealing with the legal or law. Getting the help from the professionals on law will be really needed especially if you have no experience and proper knowledge regarding to the law, especially the car accident law.

 That will be really helpful on dealing with the right choice of ways and method on the effort to solve the problem. It is including on dealing with the insurance or even the lawsuit. However, finding a lawyer is not that hard since many lawyers are ready to help you but you have to be really selective then.

Hiring the Reliable Lawyer
First thing you need to do is finding a reliable lawyer who can help you dealing with this problem. That might be a bit tricky if you even do not have any ideas. If you still have no idea regarding to the problem, it is better for you to be careful on making a right decision in hiring one of the car accident lawyers. The first consideration is about the objectivity of the lawyer.


Manfaat Madu Untuk Wajah Cantik Alami

Madu umumnya di gunakan sebagai minuman menyehatkan, namun taukah Anda bahwa madu juga memiliki manfaat untuk kesehatan wajah agar terjaga kecantikannya. Madu telah lama di gunakan oleh manusia sudah berabat-abat lamanya hingga saat ini. 

Manfaat Madu Untuk Wajah Cantik Alami

Bagi Anda yang belum mengetahui kegunaan dan manfaat dari madu ini untuk wajah, maka bacalah terus artikel ini agar Anda mengerti betapa banyak khasiat madu sebagai ramuan kesehatan kulit wajah. Biasanya madu dalam penggunaannya sebagai minuman dan sebagai masker untuk mendapatkan manfaat dari madu. Okey berikut ini ulasan mengenai manfaat madu untuk wajah Anda:

1. Madu Dapat Melindungi Kulit Akibat Radikal Bebas
Saat ini polusi di sekitar kita semakin tidak terkontrol, dari polusi kendaraan di sekililing dan pembakaran sisa pabrik dan rumah tangga yang tidak sempurna mengakibatkan karbon berbahaya tercampur pada udara yang setiap hari kita hirup dan menempel pada wajah kita.

Madu memiliki sifat antioksidan yang cukup baik untuk mengatasi dan mengurangi dampak karbon yang menempel pada kulit baik dari luar dan dari dalam. Manfaat madu untuk wajah dapat di peroleh dengan cara menjadikannya sebagai minuman ataupun menjadi masker.

2. Madu Bisa Menjaga Kelembaban Kulit Wajah
"Madu juga dapat menjaga kelembabab wajah" pernyataan ini masih belum bisa di pastikan kebenarannya, sebab madu adalah cairan yang pekat sehingga jika ada air di sekitarnya akan di serap hingga habis (sebab reaksi difusi), mungkin bisa juga benar sebab air terserap oleh madu maka minyak alami kulit akan terproduksi sebab di pacu oleh madu.

Di Baca Juga ya : Manfaat Madu Untuk Kecantikan dan Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil

Hal yang membuat kulit terjaga kelembababnya adalah kandungan air dan minyak kulit yang terkontrol. Sumber air untuk melembabkan wajah adalah dari dalam (dari air yang kita konsumsi setiap hari) Oleh sebab itu jika ingin kulit kita terjaga kelembabannya konsumsilah air minimal 2 liter perhari.

3. Membersihkan Kulit Yang Kusang Atau Kotor
Madu meupakan cairan pekat yang dapat mengkit air pada kulit, saat anda menggunakan masker madu sisa-sisa air di permukaan kulit yang kotor akan terangkat dan terhisap oleh madu sehingga hal ini dapat membersihkan kulit wajah dari kotoran yang menempel karena aktifitas seharian.

Manfaatnya kulit menjadi lebih bersih dan mencegah munculnya jerawat dan komedo. Di Anjurkan penggunaanya setelah beraktifitas seharian saat sebelum tidur. Beberapa blog menginformasikan bahwa madu dapat mengatasi masalah jerawat mungkin ada benarnya, jika Anda tertarik dapat mencobanya dirumah.

Tuesday, November 18, 2014

Cerita Bahaya Softlens dan Pro Kontra Menggunakan Softlens

Cerita Bahaya Softlens dan Pro Kontra Menggunakan Softlens - Hari ini saya akan bercerita dan membahas seputar pro dan kontra mengenai penggunaan softlens. Cerita ini saya kutip dari beberapa sumber yang menceritakan pengalaman pribadi mereka ataupun teman dekatnya.

Cerita bahaya Softlens

Mungkin sebagian dari kita yang sedang mendapatkan gangguan penglihatan atau yang sedang ingin coba-coba menggunakan softlens setelah sekian lama menggunakan kaca mata. Jika benar demikian sobat bisa membaca artikel ini agar dapat mempertimabangkan lagi keputusan untuk menggunakan softlens atau tetap menggunakan kaca mata. Berikut ini kutipannya.
Sebuah khasus nyata yang menimpa dua teman saya, sebut saja si A dan si B

Kasus si A

A adalah seorang mahasiswi berumur 21 tahun, dari dulu suka menggunakan softlens warna ungu. Dia menggunakan softlens karena praktis dan tidak mau menggunakan kacamata, karena minusnya sudah lumayan besar juga.

Sudah bertahun-tahun dia menggunkan softlens, tiba-tiba mata dia sakit tidak bisa melihat. Ketika melihat burem-burem. Waktu di cek ke dokter mata,  dokter bilang mata dia rusak, ketika dicek mata dia menonjol keluar (seperti mau keluar) dan menjadi lebih keras.

Sekarang coba anda bandingkan kelopak mata anda yang selalu menggunakan softlens sama orang yang tidak atau belum pernah memakai softlens, pasti orang yang menggunakan softlens matanya lebih mengeras dibandingin dengan orang yang belum pernah menggunkan soflens. Waktu saya pegang mata temen saya, saya syok dan jadi geli sendiri, karena mata dia keras banget.
Akhirnya mata dia harus di lasik yang harganya sekitar 20jutaan rupiah.

Bapak si A, yang tidak pernah mau membuat kartu kredit saja jadi membuat kartu kredit demi anaknya. Soalnya kalau menggunakan kartu kredit X bisa dapat program cicilan bulanan dengan uang muka Rp 5 juta.

A pun menjalani lasik dan tara! Matanya jadi tidak minus lagi dan perlahan-lahan jadi bagus, jadi tambah cantik dia :)

Saat saya melihat dia setelah lasik, memang matanya jelek begitu, aneh lah pokoknya tidak enak di lihat. Tapi setelah beberapa bulan, mata dia jadi cantik, tidak nonjol lagi.

Kalau kata dia, setelah di lasik itu serasa menggunakan mata baru, tidak perlu memakai kaca mata lagi, ya walaupun dia harus berjuang di minggu-minggu pertama kalau mau mandi harus menggunakan kacamata renang. Haha! Yang penting sekarang dia sehat dan kalau mandi tidak memakai kacamata renang lagi.

Kasus si B

Nah kalau kasus si B menurut saya lebih parah. Kalau si A tadi sudah merasakan matanya tidak enak dan langsung buru-buru check up, sehingga bisa dilasik langsung, kalau si B tidak.
Si B mahasiswi juga, umurnya 21, orangnya paling rutin memakai softlens, karena dia harus tampil cantik saat dia mau bernyanyi dan memang dia tidak mau ribet menggunakan kacamata. Katanya, kalau dia tidak memakai softlens itu matanya jadi jelek, jereng gitu dan dia jadi ngantuk kalau tidak menggunakan softlens, karena semua yang dia lihat jadi burem jadi membuat dia ingin tidur.
Memang kalau saya perhatikan matanya memang jelek kalau tidak memakai softlens, matanya jadi bengkak gitu, kalau melihat dia tidak enak lah pokoknya, matanya kayak sayu-sayu gitu. Belakangan ini dia merasa mata dia sakit, sakit banget, apalagi kalau lagi memakai softlens, sakitnya banget. Akhirnya dia cek lah ke dokter rumah sakit dan dia divonis selamanya tidak bisa menggunkan softlens lagi, karena di dalam bola matanya itu sudah iritasi tingkat parah, ada bintil-bintil gitu, kalau dipaksa menggunakan softlens matanya bisa bernanah.

Waktu saya denger berita gitu saja saya ngeri banget.Dan yang paling parah, mata dia sudah tidak bisa sembuh. Nah pusinglah temen saya ini, atuh gimana kalau dia mau nyanyi? Masa mau menggunakan kacamata? Jelek kan. Gejala si B sama kayak yang dialami si A, matanya kayak mau keluar dan kalau dipegang keras, cuma kalau si B matanya jadi lebih jereng. Si B dinasihatin sama si A buat pergi ke tempat dimana dia di lasik dulu, setelah dijelasin mata A berubah menjadi lebih cantik setelah di lasik, akhirnya B mau pergi ke tempat itu untuk konsultasi, Tapi kata dokternya belum bisa sekarang, si B harus ngobatin dulu bintil-bintil di mata dia selama 3 bulan dengan obat tetes baru bisa dilasik.

Pernah sekali dia memaksakan menggunakan softlens sebelum naik pangung dan langsung dilepasin ketika dia turun panggung, alhasil dia merasakan sakit yang luar biasa.
Sampai sekarang si B masih dalam tahap pengobatan. Mari kita doakan semoga B lancar proses lasiknya, jadi dia bisa sembuh. Amiinn.
Untungnya saya tidak pernah menggunakan softlens, saya bersyukur mata saya bagus, tidak minus, dan selalu ragu saat mau menggunkan softlens. Begitu mendengar cerita dari kedua temen saya, saya fiks tidak mau menggunakan softlens selama-lamanya.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau kita menggunakan softlens itu matanya jadi cantik, lebih atraktif. Tetapi ya begitu, hidup ini pilihan, kalau mau mata biar cantik dan keren ya menggunakan softlens, tinggal nunggu waktu saja. Banyak orang sih yang begitu saya ceritakan tentang kisah kedua temen saya, mereka tidak percaya dan bilang "saya sudah memkai softlens bertahun-tahun tidak kenapa-kenapa tuh"
Seperti yang sudah saya jelasin di atas, memakia softlens itu tinggal nunggu waktu saja, karena efek softlens itu tidak langsung.
"Sudas ada orang yang 15 tahun menggunakan softlens saja tidak kenapa-kenapa", mungkin saja 15 tahun itu baru bereaksi.
Saya perhatikan juga orang-orang yang menggunakan softlens, matanya jadi lebih nonjol, kayak mau keluar gitu.
So, saya menyarankan anda untuk tidak memakai softlens untuk yang berfikiran untuk menggunakan softlens, dan berhenti menggunakan softlens selama masih belom terlambat. kalau memang masih kurang percaya, saya tidak bakal ngegebukin teman-teman buat tidak menggunakan softlens kok. hehehe
boleh sih menggunakan softlens, tetapi belinya yang mahalan ya, yang umur softlensnya lebih pendek. Karena soflens yang makin pendek umurnya, semakin bagus kualitasnya.

Atau kalau karena tidak mau ribet menggunakan kacamata, sobat boleh cobain lasik saja. Hihi :D
Ya suda segitu saja dari saya kali ini, semoga bermanfaat!
Salam!! :D

Sesi Yang Kedua Sekarang

Bahaya Softlens dan Cara Mengatasinya


Softlens mempunyai bahaya tersendiri dan perlu Sobat ketahui. Dengan mengerti bahaya softlens diharapkan kita dapat mengerti bagaimana cara menggunakan softlens dengan aman.

Softlens memang bisa sangat membantu penglihatanmu, khususnya yang mengalami kelainan mata seperti minus. Anda yang selama ini harus menggunakan kacamata dan merasa sedikit risih bisa agak lega dengan adanya berbagai pilihan softlens. Tidak hanya mereka yang punya kelainan mata tetapi juga anda yang ingin tampil lebih menarik! Berbagai pilihan warna soflens yang dapat membuat penampilan anda menjadi berbeda! Pastinya terlihat lebih menarik asal sesuai. Namun, berbicara mengenai softlens  kita sering mendengar mengenai berbagai kemungkinan bahaya yang di akibatkan penggunaan softlens. Maka dari itu, tidak sedikit orang yang berpikir berkali-kali untuk menggunakannya karena mendengar cerita tentang bahaya softlens yang menakutkan. Ada yang bilang dapat menyebabkan iritasi, mata merah bahkan tidak boleh terkena panas.

Apakah softlens itu berbahaya? Benarkah yang rumor itu? Kalau gitu, bukankah membeli softlens sekalipun murah merupakan sesuatu yang menghawatirkan? Berikut ini saya coba akan membahasnya dengan terang-terangan okey. Ya memang, pada faktanya softlens meilki bahaya tersendiri, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Iritasi dan mata merah
Bahaya ini adalah bahaya softlens yang paling banyak terjadi. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor misalnya debu, penggunaan yang kurang tepat dan terlalu lama pemakaiannya. Maka dari itu, supaya tidak iritasi sebaiknya menjaga softlens tetap tidak terkena debu dan gunakan dengan cara yang benar. Bagaimana caranya?  Paling utama yang harus wajib selalu diingat adalah kondisi tangan anda harus steril saat memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak menggunakannya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens dapat secara rutin anda gunakan untuk memberikan efek lega saat menggunakannya.

2. Terlalu longgar atau terlalu ketat
Softlens dapat menjadi terlalu longgar atau juga dapat terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini disebabkan pemilihan kadar air yang salah saat membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan kondisi mata. Jika mata anda memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilih softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan jika mata yang cenderung kering sebaiknya memilih softlens dengan kadar air tinggi.

4. Softlens koyak dalam mata
Softlens dapat koyak di mata. Nah, ini rawan sangat berbahaya. Bahaya softlens ini dapat terjadi karena anda memakai softlens ketika tidur. Saat tidur, softlens dapat bergerak-gerak di dalam mata dan dapat berisiko pecah di dalam mata. Tidak cuma itu, softlens bisa mengering karena tidak mendapatkan kadar air dan oksigen yang cukup. Nah, saat Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu bisa mengakibatkan softlens koyak. Oleh karena itu juga, ketika ingin melepaskan softlens sangat dianjurkan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelum melepaskannya.

5. Infeksi kornea
Bahaya infeksi kornea dapat terjadi jika Anda tidak merawat softlens dengan tepat. Karena bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan menimbulkan alergi pada mata. Oleh karna itu, jaga baik-baik softlens anda ya. Jika tidak dapat seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika anda bersihkeras untuk memakai softlens.

Bahaya-bahaya softlens tersebut sebenarnya dapat ditangani dengan solusi yang telah di sampaikan di atas. Asal mengerti cara penggunaan softlens dan perawatannya, anda sebenarnya tidak usah kuatir untuk menggunakan softlens. Suda ada ratusan juta orang yang telah menggunakan softlens dan baik-baik saja! Mereka bisa, mengapa Anda tidak? Dengan membaca artikel ini saya harap Anda sudah mengerti bahaya softlens dan bisa mengantisipasi kerugian-kerugian yang bisa ditimbulkannya. ;)

Saturday, June 14, 2014

Peranan Mutasi dalam Salingtemas

 Beberapa teknik yang digunakan dalam mutasi buatan menghasilkan keuntungan bagi kesejahteraan manusia. Pemanfaatan sinar radioaktif pada mutasi buatan, yaitu melalui radiasi sinar alfa, beta, dan gama serta sinar-X mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Penyinaran bertahap pada biji jagung dan biji gandum menghasilkan biji jagung dan biji gandum jenis unggul. Pada tanaman tomat dan apel, radiasi dapat digunakan untuk meningkatkan ukuran besar buahnya. Mutasi dalam bentuk poliploidi dimanfaatkan untuk peningkatan hasil pertanian melalui produksi buah tanpa biji dengan kualitas kandungan vitamin dan gizi yang tinggi, contoh, semangka, melon, dan lombok.
Radiasi terhadap pertumbuhan sel dilakukan terhadap titik tumbuh tanaman umbi-umbian. Hal itu bertujuan untuk menghambat tunas. Dengan demikian hasil fotosintesis tidak banyak digunakan untuk pertumbuhan vegetatif tetapi tetap tersimpan dalam bentuk umbi, sehingga produksi umbi tersebut dapat dipertahankan. Radiasi juga digunakan untuk pemilihan bibit unggul pada jenis padi-padian. Hal tersebut telah dikembangkan di lembaga penelitian khusus padi, misal IRRI.
Radioisotop berperan dalam proses pemupukan. Pupuk fosfat (32P) merupakan pendeteksi terhadap umur tanaman tertentu. Radiasi juga berperan dalam memberantas hama melalui sterilisasi teknik jantan mandul. Radiasi juga dimanfaatkan untuk menimbulkan daya bunuh terhadap berbagai jenis bakteri makanan (mensterilkan makanan) dalam upaya pengawetan makanan. Sinar-X digunakan untuk mendiagnosis berbagai penyakit, misalnya kanker. Akibat radiasi tersebut pertumbuhan sel terhambat dan mengalami degenerasi yang diikuti kematian sel kanker tersebut. Sementara sinar ultraviolet dimanfaatkan untuk mensterilkan ruang operasi dan alat-alat operasi.
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Mutasi Kromosom dan Perubahan Struktur Kromosom

Mutasi kromosom meliputi perubahan jumlah kromosom dan perubahan struktur kromosom. Pada spesies, terdapat seperangkat kromosom (genom) dengan jumlah kromosom yang konstan. Pada gamet mengandung n kromosom, sedangkan sel somatis mengandung 2n kromosom. Akan tetapi, kadang-kadang terjadi ketidakteraturan yang terjadi selama mitosis, atau meiosis sehingga menghasilkan sel-sel dengan jumlah kromosom yang bervariasi. Hal itu terjadi melalui proses duplikasi atau adisi atau kehilangan seluruh perangkat kromosom. Kejadian-kejadian yang menyangkut perubahan kromosom, sebagai berikut.

a. Euploidi
Euploidi artinya sel-sel yang mengandung seperangkat kromosom. Jenis-jenis euploidi, sebagai berikut.
1) Monoploidi
Organisme monoploidi memiliki satu genom (n kromosom) dalam sel tubuhnya. Hal itu terjadi pada sebagian besar bakteri, fungi, alga, lumut, dan serangga Hymenoptera. Organisme monoploidi kurang kuat dan bersifat steril karena kromosom homolog tidak memiliki pasangan selama meiosis.
2) Diploidi
Organisme diploidi memiliki dua genom (2n kromosom) pada setiap sel somatis. Keadaan ini sangat menunjang fertilitas, keseimbangan pertumbuhan, adaptasi, dan kemampuan hidup.
3) Poliploidi
Organisme poliploidi memiliki kromosom lebih dari dua genom (2n kromosom). Misal, triploid (3n), tetraploid (4n), dan pentaploid (5n). Pengaruh poliploidi terhadap sel atau individu, antara lain:
a) terjadinya pertumbuhan raksasa;
b) jumlah kandungan vitamin pada tumbuhan poliploidi lebih banyak;
c) kesuburan atau fertilitas umumnya berkurang.

b. Aneuploidi
Aneuploidi adalah variasi jumlah kromosom yang hanya menyangkut bagian genom atau salah satu kromosom. Beberapa macam aneuploidi sebagai berikut.
1) Monosomik
Monosomik adalah peristiwa hilangnya satu kromosom dari sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n –1), sehingga menghasilkan dua jenis gamet, yaitu (n) dan (n–1).
2) Nulisomik
Nulisomik adalah peristiwa hilangnya sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n–2). Organisme yang mengalami nulisomik menunjukkan ciri-ciri kurang kuat, kurang fertil, dan daya tahan hidup rendah.
3) Trisomik
Trisomik adalah organisme diploid yang memiliki satu kromosom ekstra atau tambahan dengan rumus genom (2n + 1), sehingga gamet yang dihasilkan adalah (n + 1) dan (n).
4) Tetrasomik
Jika satu pasang kromosom berada dalam tambahan seperangkat kromosom organisme dengan rumus genom (2n + 2) disebut tetrasomik.
5) Trisomik ganda
Trisomik ganda, jika suatu organisme diploid dengan dua kromosom yang berbeda masing-masing menghasilkan trisomik ganda dengan rumus genom (2n + 1 + 1). Berikut ini gambar beberapa kariotipe pada lalat jantan:

Perubahan struktur kromosom
Perubahan struktur kromosom merupakan penyimpangan yang terjadi di dalam kromosom (intrakromosom). Ada jenisjenis perubahan struktur kromosom, sebagai berikut.
a. Defisiensi atau delesi
Delesi terjadi ketika kromosom kehilangan sebagian segmennya. Defisiensi ini mempunyai pengaruh genetis, antara lain efek letal (kematian) dan pseudodominan (pemunculan fenotipe sifat resesif, seperti sifat dominan).
b. Duplikasi
Duplikasi terjadi jika kromosom memperoleh tambahan sebagian segmen kromosom lainnya. Duplikasi mempunyai efek genetis, antara lain melindungi pengaruh gen resesif yang merugikan untuk evaluasi materi genetik, dan menghasilkan efek posisi (menghasilkan fenotipe baru).
c. Inversi G
Inversi G adalah pembalikan urut-urutan pada susunan gen. Inversi G berperan menekan terjadinya peristiwa pindah silang.
d. Translokasi
Translokasi adalah pertukaran sebagian kromosom dengan kromosom nonhomolog lainnya sehingga menghasilkan efek posisi.
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Macam-Macam Mutasi

Materi genetis pada suatu saat dapat mengalami perubahan. Perubahan sifat keturunan secara umum disebut mutasi. Mutasi yang menunjukkan fenotipe sedikit berbeda
dari sifat normal menimbulkan variasi Ada dua macam variasi sebagai berikut.
a. Variasi genetis
Variasi genetis adalah variasi yang disebabkan oleh perubahan materi genetis. Sifat ini akan diwariskan kepada keturunannya.
b. Variasi lingkungan
Variasi lingkungan adalah variasi yang disebabkan oleh perubahan lingkungan. Sifat ini tidak diwariskan kepada keturunannya.
Berdasarkan tempat terjadinya, perubahan materi genetis (mutasi) dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.
a. Mutasi kecil (point mutation)
Mutasi kecil adalah perubahan yang terjadi pada susunan molekul gen (DNA), sedangkan lokus gennya tetap. Mutasi jenis ini menimbulkan alela.
b. Mutasi besar (gross mutation)
Mutasi besar adalah perubahan yang terjadi pada struktur dan susunan kromosom. Istilah khusus untuk mutasi kromosom adalah aberasi. Berdasarkan faktor penyebabnya, mutasi dapat dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.
a. Mutasi alamiah (spontan)
Perubahan genetik yang disebabkan oleh alam, antara lain sinar kosmos, sinar radioaktif, dan sinar ultraviolet.
b. Mutasi induksi (buatan)
Perubahan genetik yang disebabkan oleh usaha manusia, antara lain penggunaan bahan radioaktif, penggunaan senjata nuklir, dan reaktor atom.
Penyebab terjadinya mutasi disebut mutagen. Mutagen dapat berasal dari:
a. bahan fisika, misalnya radiasi yang dipancarkan oleh bahan radioaktif,
b. bahan kimia, misalnya fenol, benz pyrene, metil cholauthrene, metil Hg, pestisida, formaldehid, colchicine,
c. bahan biologi, misalnya virus penyebab kerusakan kromosom. Virus hepatitis menimbulkan aberasi pada darah dan tulang.
Mutasi yang terjadi di dalam tubuh dapat berupa perubahan somatis (mutasi autosom), dan perubahan generatif atau gametis (mutasi kromosom seks). Perubahan somatis (mutasi autosom) terjadi pada jaringan tubuh, misal epitel, otot, tulang, dan saraf. Adapun perubahan generatif atau gametis (mutasi kromosom seks) terjadi pada gonade (kelamin).
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Friday, June 13, 2014

Hereditas pada Manusia

Untuk mempelajari genetika manusia, biasanya digunakan pedigree (peta silsilah), yaitu catatan asal-usul seseorang mulai dari nenek moyang sampai generasi berikutnya dan menerapkan hasil penelitian genetika hewan. Hal itu dikarenakan antara hewan dan manusia mengandung persamaan sifat dan karakter. Jenis kelamin pada manusia dikendalikan oleh sepasang kromosom seks. Pada pembelahan meiosis seorang perempuan hanya menghasilkan satu macam sel gamet, yaitu X, sedang pada laki-laki menghasilkan dua macam sel gamet, yaitu X dan Y. Oleh karena itu, dalam pembuahan ayah akan memberikan kromosom X kepada anak perempuan dan kromosom Y pada anak laki-laki.
Ada beberapa penyakit yang diwariskan oleh kedua orang tua kepada anaknya. Penyakit ini disebut penyakit menurun. Umumnya, penyakit menurun bersifat resesif yang hanya muncul pada keadaan homozigot resesif, sedangkan yang bersifat heterozigot adalah normal carier (pembawa sifat). Penyakit/cacat ini ada yang diwariskan melalui autosom dan kromosom seks.
1. Cacat dan penyakit menurun tidak terpaut seks
a. Albinisme (albino = bule)
Albino adalah kelainan akibat kulit tidak mampu memproduksi pigmen kulit (warna kulit). Contoh: Pasangan normal heterozigot (normal carier) kawin dengan pasangan normal heterozigot (normal carier), memiliki kemungkinan 25%, keturunannya adalah albino.
Apabila gen P = gen yang menyebabkan pembentukan pigmentasi
gen p = gen yang tidak menyebabkan pembentukan pigmentasi
Pp >< Pp
Normal karier Normal karier
Gamet P P
p p
Kombinasi keturunan: PP, Pp, Pp, pp
Keterangan:
PP, Pp, = normal
pp = albino
b. Gangguan mental
Penyakit yang termasuk gangguan mental, yaitu debil, imbesil, dan idiot. Ciri-ciri gangguan mental yaitu adanya gejala kebodohan, refleks lamban, dan kekurangan pigmen. Gangguan mental umumnya berasal dari pasangan yang kedua orang tuanya normal heterozigot atau normal carier. Contoh: Apabila A = normal
a = gangguan mental
maka pasangan ayah normal carrier dan ibu carier
Aa >< Aa
Gamet A A
a a
Kombinasi keturunannya: AA, Aa = normal dan
aa = gangguan mental.
2. Penyakit Menurun Terpaut Seks
a. Buta warna (colour blind)
Penyakit ini dikendalikan oleh gen resesif yang terpaut seks (terpaut pada kromosom X). Kemungkinan tipe genotipe orang normal dan buta warna sebagai berikut.
XX, XcbX = wanita normal
XcbXcb = wanita buta warna
XY = pria normal
XcbY = pria buta warna
b. Haemofili
Haemofili adalah kelainan darah di mana darah sukar membeku. Apabila sifat normal dibawa oleh gen XH, dan sifat haemofili dibawa oleh gen Xh, maka dapat diketahui bila orang memiliki genotipe:
XH XH, XH Xh = wanita normal
XhXh = wanita haemofili (letal)
XHY = pria normal
XhY = pria haemofili

Golongan darah
Penggolongan darah pada manusia didasarkan atas ada tidaknya aglutinogen (antigen) tertentu di dalam sel darah merah.
Golongan darah manusia ada empat macam sebagai berikut.
a. Golongan darah A, apabila dalam sel darah merah terdapat aglutinogen A.
b. Golongan darah B, apabila dalam sel darah merah terdapat aglutinogen B.
c. Golongan darah O, apabila dalam sel darah merahnya tidak terdapat aglutinogen.
d. Golongan darah AB, apabila dalam sel darah merah terdapat aglutinogen A dan B.
Rhesus faktor
Landsteiner dan Weiner (1946) menemukan antigen lain yaitu antigen rhesus. Menurut Landsteiner dan Weiner, golongan darah manusia dibedakan menjadi:
a. golongan Rh+, apabila dalam sel darah merahnya ditemukan
antigen rhesus,
b. golongan Rh– (rh), apabila dalam sel darah merahnya tidak ditemukan antigen rhesus. 
Apabila ibu yang bergolongan Rh– mengandung embrio Rh+ mengakibatkan dalam tubuh ibu terbentuk zat anti-Rh. Dengan demikian, kemungkinan untuk kelahiran pertama akan selamat, karena zat anti-Rh yang terbentuk belum banyak. Akan tetapi, apabila terjadi kehamilan kedua maka embrio akan mengalami anemia berat (eritroblastosis faetalis) yang mengakibatkan tubuh embrio menggembung oleh cairan, hati dan limpa membengkak, kulit berwarna keemasan, dan embrio akan mati (letal).
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Thursday, June 12, 2014

Hereditas dalam Hukum Mendell

Gregor Johann Mendell (1822–1884) adalah seorang rahib dari Kota Brunn, Austria. Beliau mengadakan percobaan terhadap kacang ercis (Pisum sativum) yang menghasilkan prinsipprinsip genetika. Penelitian Mendell diadakan jauh sebelum dikenal mengenai kromosom, DNA, maupun RNA. Dalam percobaannya, Mendell mengandalkan kacang ercis karena memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut.
1. Memiliki pasangan-pasangan sifat beda yang menonjol (7 macam), sebagaimana pada tabel berikut.

2. Memiliki bunga sempurna sehingga dapat melakukan penyerbukan sendiri.
3. Mudah disilangkan sehingga mudah menghasilkan hibrid.
4. Siklus hidupnya singkat dan cepat menghasilkan keturunan.

Mendell melakukan percobaan dengan menyilangkan dua induk galur murni yang memiliki satu sifat beda (enam sifat lainnya sama), yaitu induk galur murni berbiji bulat dengan induk galur murni berbiji keriput. Galur murni adalah tanaman yang melakukan penyerbukan sendiri secara terus-menerus selalu menghasilkan keturunan yang sama dengan induknya, meskipun ditanam berulang-ulang. Hasil percobaan tersebut ternyata seluruh keturunan pertama berbiji bulat. Percobaan berikutnya, masing-masing keturunan pertama disilangkan dengan sesamanya yang akhirnya memunculkan kembali sifat yang tidak muncul pada keturunan pertama. Berarti ada sifat yang tidak muncul atau tertutup.
Sifat yang muncul pada keturunan pertama disebut sifat dominan, dan sifat yang tidak muncul pada keturunan pertama disebut sifat resesif. Sifat resesif baru muncul setelah persilangan dari keturunan pertama. Persilangan dengan sifat beda disebut hibrid (bastar). Pembastaran dengan satu sifat beda disebut monohibrid. Pembastaran dengan dua sifat beda disebut dihibrid.
Pembastaran dengan tiga sifat beda disebut trihibrid. Jika keturunan pertama dari percobaan Mendell dibiarkan melakukan penyerbukan sendiri atau dengan sesamanya, akan diperoleh 75% sifat dominan, yaitu biji bulat dan 25% sifat resesif, yaitu biji keriput.
Simbol dalam percobaan Mendell yang perlu diketahui:
P = induk
F = filial (anak/keturunan)
F1 = keturunan pertama (filial-1)
F2 = keturunan kedua (filial-2)
Sifat beda dinyatakan dalam gen dominan yang ditulis dengan simbol huruf besar. Adapun gen resesif ditulis dengan simbol huruf kecil. Misalnya:
B = simbol untuk gen yang menentukan biji bulat
b = simbol untuk gen yang menentukan biji keriput
Sifat yang tidak tampak namun mampu menentukan hasil keturunan disebuf genotipe, sedangkan sifat yang tampak disebut sifat fenotipe. Sel somatis (diploid) mempunyai gen-gen berpasangan, yang disimbolkan dengan pasangan huruf dobel. Misalnya:
BB = simbol untuk tanaman berbiji bulat
bb = simbol untuk tanaman berbiji keriput
Dalam sel somatis, gen-gen dalam keadaan berpasangan karena kromosom-kromosom yang membawa gen-gen tersebut juga berpasangan atau diploid (2n). Anggota dari sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan disebut alela. Misalnya: B menentukan sifat biji bulat, dan b menentukan sifat biji keriput, maka B dan b merupakan alel.
Jika individu memiliki genotip yang terdiri atas alela yang sama, misalnya BB atau bb disebut homozigot. Apabila genotipenya terdiri atas alela yang tidak sama, misalnya Bb disebut heterozigot. Gen dikatakan sealela satu sama lain apabila terletak pada kromosom homolog lokus yang bersesuaian sehingga memengaruhi atau mengawasi proses perkembangan yang sama tetapi dengan cara yang berlainan. Pada peristiwa lain, alela bisa memiliki lebih dari dua anggota. Alela yang demikian disebut alela ganda (multiple alelle). Contoh, peristiwa multiple alellomorfi pada kelinci yang memiliki empat cara yang berlainan.
Gamet yang terbentuk merupakan sel yang haploid maka gen-gennya bebas tidak berpasangan. Gamet disimbolkan dengan satu huruf. Misalnya:
B = simbol untuk gamet yang menentukan biji bulat
b = simbol untuk gamet yang menentukan biji keriput
Berdasarkan percobaan-percobaannya, Mendell menyusun hipotesis sebagai berikut.
1. Setiap sifat organisme dikendalikan oleh sepasang gen yang berasal dari kedua induknya.
2. Tiap-tiap pasangan gen menunjuk bentuk alternatif sesamanya. Kedua bentuk alternatif itu disebut alela.
3. Adanya sifat dominan yang menutup sifat resesif. Jika keduanya berada bersama-sama disebut sealela.
4. Pada proses meiosis, sesuai dengan prinsip segregasi (pemisahan) maka faktor-faktor keturunan akan memisah dalam bentuk gamet. Selanjutnya, pada proses pembuahan gametgamet jantan dan betina yang memisah tersebut akan berpasangan secara acak.
5. Individu murni mempunyai dua alela yang sama, misalnya BB atau bb.
Prinsip pemisahan gen-gen pada meiosis disebut Prinsip Segregasi (Hukum I Mendell).
Pada peristiwa intermedier, tidak terdapat sifat dominan atau resesif sehingga penyilangan dua galur murni menghasilkan keturunan yang berbeda dengan mengambil sifat alternatif antara kedua induknya. Contoh percobaan Mendell pada penyilangan Antirrhinum majus berbunga merah galur murni (MM) dengan Antirrhinum majus berbunga putih galur murni (mm) menghasilkan F1 yang seluruhnya berbunga merah muda (Mm). Jika disilangkan sesama F1, maka F2 yang dihasilkan berbunga merah, merah muda, dan putih dengan perbandingan 1: 2: 1. Adapun diagram persilangannya sebagai berikut.
Berdasarkan percobaan-percobaannya, Mendell menyusun hipotesis sebagai berikut.
1. Setiap sifat organisme dikendalikan oleh sepasang gen yang berasal dari kedua induknya.
2. Tiap-tiap pasangan gen menunjuk bentuk alternatif sesamanya. Kedua bentuk alternatif itu disebut alela.
3. Adanya sifat dominan yang menutup sifat resesif. Jika keduanya berada bersama-sama disebut sealela.
4. Pada proses meiosis, sesuai dengan prinsip segregasi (pemisahan) maka faktor-faktor keturunan akan memisah dalam bentuk gamet. Selanjutnya, pada proses pembuahan gametgamet jantan dan betina yang memisah tersebut akan berpasangan secara acak.
5. Individu murni mempunyai dua alela yang sama, misalnya BB atau bb.
Prinsip pemisahan gen-gen pada meiosis disebut Prinsip Segregasi (Hukum I Mendell).
Pada peristiwa intermedier, tidak terdapat sifat dominan atau resesif sehingga penyilangan dua galur murni menghasilkan keturunan yang berbeda dengan mengambil sifat alternatif antara kedua induknya. Contoh percobaan Mendell pada penyilangan Antirrhinum majus berbunga merah galur murni (MM) dengan Antirrhinum majus berbunga putih galur murni (mm) menghasilkan F1 yang seluruhnya berbunga merah muda (Mm). Jika disilangkan sesama F1, maka F2 yang dihasilkan berbunga merah, merah muda, dan putih dengan perbandingan 1: 2: 1. Adapun diagram persilangannya sebagai berikut.
Pada eksperimen berikutnya, Mendell menyilangkan kacang ercis galur murni yang memiliki dua sifat beda (dihibrid). Kacang ercis biji bulat warna kuning disilangkan dengan biji keriput warna hijau. Sifat bulat dominan terhadap keriput dan sifat kuning dominan terhadap hijau sehingga F1 seluruhnya berbiji bulat warna kuning. Pada persilangan F1 terhadap sesamanya atau jika dibiarkan melakukan penyerbukan sendiri, akan diperoleh kombinasi keturunan sebagai berikut.
Berdasarkan diagram di atas, disimpulkan sebagai berikut.
1. F1 seluruhnya bergenotipe BbKk dan berfenotipe bulat kuning.
2. Menghasilkan 9 macam genotipe, sedangkan fenotipenya ada
4 sebagai berikut.





Dengan demikian, Mendell menjelaskan setiap alela secara bebas diturunkan pada tiap-tiap gamet. Setiap gamet hanya menerima satu faktor sifat menurun dari sifat pasangan alela. Gejala yang menunjukkan adanya pemilihan kombinasi (berpasangan) secara bebas disebut Hukum Asortasi Mendell (Hukum II Mendell).
Pada penyilangan dengan tiga sifat beda disebut trihibrid. Apabila masing-masing induk galur murni disilangkan, maka akan dihasilkan gamet F1 sebanyak 8 macam, sehingga jumlah macam genotipe F2 = 27 macam. Jumlah kemungkinan fenotipe F2 = 8 macam. Perbandingan fenotipe F2 = 27: 9: 9: 9: 3: 3: 3: 1. Untuk mencari jumlah macam gamet kemungkinan genotipe dan kemungkinan fenotipe pada F2 dapat dilihat pada tabel berikut.
Pada beberapa uji persilangan, jika keturunan F1 disilangkan dengan salah satu induknya disebut persilangan balik (back cross). Sifat keturunan yang dihasilkan dari persilangan balik adalah sama. Untuk mengetahui genotipe dari suatu individu maka disilangkan dengan individu yang sudah diketahui genotipenya, yaitu homozigot resesif. Persilangan semacam ini disebut uji silang (test cross).
Beberapa penyimpangan semu yang terjadi pada Hukum Mendell sebagai berikut.
1. Polimeri
Polimeri adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri tetapi memengaruhi bagian yang sama pada suatu organisme. Pada percobaan Nelson Ehle terhadap gandum biji merah dan biji putih, seolah-olah terjadi sifat-sifat intermediat F2 yang diperoleh dengan rasio fenotipe = 15 merah : 1 putih.
2. Kriptomeri
Kriptomeri adalah hilangnya pengaruh faktor dominan dan baru kelihatan pengaruhnya apabila bersama-sama dengan faktor dominan lainnya. Percobaan kriptomeri dilakukan Correns (1912) terhadap bunga Linaria maroccana yang berbunga merah dengan berbunga putih. Seluruh F1 berbunga ungu, tetapi F2 terdiri atas tiga macam fenotipe, yaitu ungu, merah, dan putih dengan perbandingan 9 : 3: 4.
3. Epistasi dan Hipostasi
Epistasi adalah faktor dominan yang menutup faktor dominan lain yang bukan alelanya. Gen yang menutup disebut epistasi, sedangkan gen yang ditutup disebut hipostasi. Percobaan Nelson Ehle terhadap gandum biji hitam dengan gandum biji kuning, keturunan F1 semuanya berkulit biji hitam. Keturunan F2 menghasilkan biji hitam, kuning, putih dengan berbandingan 12 : 3: 1.
Beberapa hal yang juga menyimpang dari Hukum Mendell yaitu terjadinya peristiwa pautan dan pindah silang. Akan tetapi Mendell berhasil menguraikan terjadinya penyimpangan ini. Pada peristiwa pautan, gen yang mengatur sifat satu berpaut dengan gen yang mengatur sifat lainnya. Padahal, gen-gen tersebut terletak pada kromosom yang sama dan tidak dapat disegregasikan dengan bebas. Adapun, pada peristiwa pindah silang terjadi karena gen-gen terletak pada kromosom yang sama dan dipindahkan bersama melalui gamet pada keturunannya. Akan tetapi di dalam pembentukan gamet sebagian kecil dari gen-gen itu berpindah tempat, sedangkan yang lain tetap pada kromosom semula. Peristiwa ini disebut pindah silang (crossing over).
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Pembelahan Sel dan Pewarisan Sifat Hukum Mendell

Menurut Mendell, sifat-sifat yang diturunkan dari induk kepada keturunannya dikendalikan oleh faktor genetik yang terdapat di dalam kromosom yang disebut gen. Pada makhluk hidup, sel penyusun tubuh terdiri atas berikut.
1. Sel somatis (sel tubuh) yang dapat memperbanyak diri melalui pembelahan yang berlangsung secara mitosis.
2. Sel gamet (sel kelamin) yang berupa sperma dan ovum yang dapat diproduksi melalui pembelahan yang berlangsung secara meiosis.
Sel adalah satuan kehidupan terkecil sebagai makhluk hidup. Sifat terpenting sel adalah kemampuan untuk tumbuh dan membelah diri yang menghasilkan molekul-molekul seluler baru dan memperbanyak dirinya. Dalam pertumbuhan dan pembelahan, sel memerlukan sumber energi luar untuk menjamin agar reaksireaksi kimia selnya berjalan sesuai dengan biosintesis yang dikehendaki. Di dalam sel terdapat kromosom yang merupakan pembawa sifat keturunan.
Kehidupan sel somatis maupun sel gamet melalui dua fase, yaitu interfase (fase istirahat) dan fase pembelahan. Pada interfase, sel tidak mengadakan aktivitas baik secara fisik maupun reaksi kimia. Adapun fase pembelahan melalui beberapa tahapan sebagai berikut.

tahap pembelahan sel
1. Tahap Profase
Profase merupakan fase awal dalam pembelahan sel. Profase memiliki subfase sebagai berikut.
a. Leptonema, ditandai dengan adanya penampakan kromomer.
b. Zygonema, ditandai dengan terbentuknya kromatid (kromosom mengganda).
c. Pakhinema, terlihat kromosom masih tetap berpasangan.
d. Diplonema, pasangan kromatid mulai memisah.
e. Diakinesis, ditandai dengan nukleolus menghilang dan terbentuk gelendong inti.
2. Tahap Metafase
Dalam tahap metafase masingmasing pasangan kromatid berada dalam bidang ekuator.
3. Tahap Anafase
Kromatid bergerak menuju pada masing-masing kutub pembelahan.
4. Tahap Telofase
Dalam tahap ini terjadi pemisahan sitoplasma, pembentukan nukleus dan nukleolus, kemudian terbentuk anak sel (gamet).
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar 4.1.
Di dalam tipe sel tubuh, bermacam-macam kromosom yang berbeda selalu muncul dalam dua kopi (berjumlah 2n kromosom homolog). Adapun sel kelamin diketahui setengah dari jumlah 2n yang ditemukan pada sel-sel somatik. Pada pembagian kromosom selama mitosis, setiap sel anakan menerima 1 kopi dari setiap kromosom yang terdapat dalam sel induk. Sebaliknya, selama pembentukan sel kelamin (meiosis), jumlah kromosomnya tereduksi menjadi n. Jadi, proses pembuahan antara sperma dan telur memulihkan kembali jumlah 2n kromosom yang karakteristik untuk sel somatik. Satu kromosom dalam setiap pasangan berasal dari induk jantan, sedangkan lainnya berasal dari induk betina.
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

POLA-POLA HEREDITAS

Dalam suatu garis keturunan sering kita jumpai adanya persamaan dan perbedaan induk dengan keturunannya. Namun tidak semua keturunan yang dihasilkan dari induk yang sama mempunyai ketampakan yang sama pula. Anak-anak kucing, seperti gambar di samping, masing-masing mempunyai ciri fisik yang khas. Persamaan dan perbedaan ciri fisik anak-anak kucing disebabkan oleh gen-gen pembawa sifat dari induknya.
Dalam proses perkembangan makhluk hidup, sifat-sifat dari kedua induk akan diwariskan kepada keturunannya. Cabang ilmu biologi yang mempelajari pewarisan sifat dari induk kepada keturunan (hereditas) dan seluk-beluknya disebut genetika. G. J. Mendell diangkat sebagai Bapak Genetika karena dianggap sebagai peletak dasar prinsip-prinsip hereditas yang terkenal sebagai Hukum Mendell.
Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Tuesday, June 10, 2014

Struktur Kimia Materi Genetik

Kromosom terdiri atas DNA dan protein. Informasi genetik yang mengatur aktivitas sel terletak dalam struktur DNA-nya dan bukan pada proteinnya. Makin banyak jumlah kromosom, makin besar kandungan DNA-nya. DNA terdiri atas rangkaian beberapa nukleotida. Nukleotida mengandung nukleosida yang terikat dengan asam fosfat, sedang nukleosida terdiri atas basa nitrogen.
1. Replikasi DNA
DNA mempunyai kemampuan heterokatalik, yaitu mampu membentuk molekul kimia lain dari sebagian rantainya dan autokatalik, yaitu mampu memperbanyak diri.





Ketika terjadi pembelahan mitosis, pita kembar yang berpilin pada DNA akan dilepas sebagian oleh enzim DNA polimerase pada ikatan hidrogen antara purin dan pirimidin. Ikatan tersebut lemah, sehingga mudah pecah dibandingkan dengan ikatan kovalen antara fosfat dan deoksiribosa.Setelah ikatan masing-masing berjauhan, selanjutnya akan membentuk pasangan baru. Sebagai contoh, rantai A mendapat pasangan baru B’, sedangkan rantai B mendapat pasangan baru A’ maka terbentuk dua DNA yang masing-masing memiliki rantai AB’ dan A’B.

2. Kode Genetik
Pada struktur DNA, rangkaian purin dan pirimidin berkelompok-kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas tiga basa nitrogen (triplet) yang disebut kodogen (kode genetik). Kodogen tertentu menentukan jenis asam amino yang harus dirangkai. Gambaran rangkaian tersebut dapatdilihat sebagai berikut.
Dalam tubuh manusia terdapat 20 macam asam amino dengan kode-kode genetiknya, seperti pada tabel berikut ini.

3. Perbedaan DNA dan RNA
Perbedaan antara DNA dan RNA dapat dilihat pada tabel berikut.

4. Macam-Macam RNA
RNA meliputi RNA duta (RNA-d), RNA transfer (RNA-t), dan RNA ribosom (RNA-r).
a. RNA duta (RNA-d)
RNA-d berfungsi membawa informasi genetis. RNA-d bertindak sebagai pola cetakan untuk membentuk polipeptida dengan mengatur urutan asam amino dari polipeptida yang disusun. RNA-d disebut juga kodon, karena bertugas membawa kode-kode genetik (berupa urutan basa nitrogen) dan sebagai cetakan untuk mensintesis protein.
b. RNA transfer (RNA-t)
RNA-t berfungsi menerjemahkan kodon dari RNA-d dan sebagai pengikat asam amino yang akan disusun menjadi protein di dalam ribosom. Pada RNA-t terdapat bagian yang berfungsi sebagai antikodon yang berhubungan dengan kodon dan bagian lain yang berfungsi mengikat asam amino.
c. RNA ribosom (RNA-r)
RNA-r terdapat di dalam ribosom dan dihasilkan oleh gen khusus yang terletak di kromatin pada nukleus.

5. Mekanisme sintesis protein
Proses sintesis protein melibatkan DNA, RNA-d, RNAt,
dan RNA-r. Sintesis protein dibangun di dalam ribosom
dengan asam amino yang terdapat di dalam plasma sebagai bahannya. Sintesis protein terjadi melalui dua tahap sebagai berikut.
a. Tahap transkripsi
Proses pembentukan RNA oleh DNA disebut transkripsi. Pada proses transkripsi RNA, transfer informasi genetika dapat berlangsung dari DNA ke RNA. Rantai ganda DNA dibuka oleh enzim polimerase RNA, sekaligus memacu penggabungan ribonukleosida trifosfat pada rantai tunggal DNA. Melekatnya enzim polimerase RNA dan DNA tersebut akan menyebabkan terbukanya sebagian kecil dari rantai DNA yang panjang. Akibatnya, basa-basa nitrogen yang telah bebas pada rantai tunggal DNA akan bekerja sebagai cetakan (templet) untuk terbentuknya rantai RNA.
Ribonukleosida trifosfat yang telah ada yaitu ATP, GTP, STP, dan UTP akan terikat pada basa nitrogen yang sesuai dari rantai DNA. Dalam hal ini, ATP akan menempel pada basa nitrogen timin, GTP akan menempel pada basa nitrogen sitosin, STP pada basa nitrogen guanin, dan UTP pada basa nitrogen adenin. Dua buah fosfat dari masing-masing ribonukleosida trifosfat akan menjadi ribonukleosida monofosfat. Dengan bantuan enzim polimerase RNA, ribonukleosida monofosfat akan bergabung membentuk rantai ribonukleotida, yang selanjutnya membentuk rantai tunggal RNA. Setelah beberapa saat pembentukan, RNA melepaskan diri dari cetakan DNA. Dengan terlepasnya rantai RNA, maka ikatan hidrogen pada rantai DNA yang telah terputus akan bergabung lagi sehingga terbentuk lagi rantai ganda DNA.
Sintesis RNA dimulai dengan basa adenin atau guanin, dalam hal ini ditentukan oleh basa nitrogen yang terdapat pada rantai DNA cetakan. Hasil rantai tunggal RNA ini adalah RNA-d yang segera keluar dari nukleus sel menuju ribosom pada sitoplasma. Satu molekul RNA-d membuat untaian ribosom untuk mensintesis polipeptida.
b. Tahap translasi
Setelah pada tahap transkripsi RNA-d melekat ke ribosom maka RNA-t aktif mengikat asam amino yang larut dalam plasma. Tiap RNA-t mengikat asam amino tertentu, selanjutnya dibawa ke ribosom. Ujung RNA-t berkaitan dengan RNA-d melalui basa nitrogen pasangannya. Basa nitrogen RNA-d yang setangkup dengan basa nitrogen RNA-d disebut antikodon. Skema perjalanan sintesis protein sebagai berikut.

1) DNA-t mencetak RNA-d untuk membawa informasi pembentukan protein berdasar urutan basa nitrogennya.
2) RNA-d keluar dari inti menuju ribosom dalam plasma.
3) RNA-t menuju ke ribosom membawa asam amino yang sesuai dengan kodon yang dibawa RNA-d. RNA-t bergabung dengan RNA-d sesuai dengan pasangan basa nitrogen.
4) Asam-asam amino yang terjadi berjajarjajar dengan urutan yang sesuai kode. Asam amino di dalam ribosom akan membentuk suatu rangkaian yang disebut polipeptida. Kumpulan polipeptida disebut protein.







Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Pengertian dan Fungsi Gen pada Makhluk Hidup


Istilah gen dikemukakan oleh W. Johannsen (1898) untuk mengganti istilah faktor, elemen, atau determinan pada zaman Mendell. Menurut Morgan, gen adalah suatu zarah yang kompak dan menempati suatu lokus pada kromosom yang mengandung satuan informasi genetika dan mengatur sifat menurun tertentu. Jadi, fungsi gen sebagai berikut.
1. Mengatur pertumbuhan/perkembangan dan metabolisme individu.
2. Menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.
Tempat gen dalam kromosom yang homolog (kromosom berada dalam pasangan 2) disebut lokus. Sederetan lokus berisi gen yang sealela. Secara kimia gen dibangun oleh DNA. DNA dibentuk oleh tiga macam molekul, yaitu gula pentosa (deoksiribosa), asam fosfat, dan basa nitrogen. Basa nitrogen terdiri atas.
1. Basa pirimidin, yaitu basa yang terdiri atas timin (T) dan sitosin (S).
2. Basa purin, yaitu basa yang terdiri atas guanin (G) dan adenin (A).
Menurut Watson dan Cricks (1953),
berdasarkan analisis foto defraksi sinar X,
model DNA digambarkan sebagai tangga tali
rangkap yang terpilin yang disebut double
helix. Deretan gugusan gula dan asam fosfat
merupakan ibu tangga, sedangkan dua dari
empat basa nitrogen sebagai anak tangga.
Basa-basa nitrogen yang berpasangan senantiasa tetap, yaitu:
1. guanin dengan sitosin (G – S) atau
2. adenin dengan timin (A-T)
Baik DNA maupun RNA adalah asam nukleat yang penting dalam hereditas. Pada setiap DNA, purin dan pirimidin terikat pada gula deoksiribosa dan sebuah fosfat. Unit ini disebut nukleotida. Macam-macam nukleotida sebagai berikut.
1. Adenin nukleotida: adenin-deoksiribosa-fosfat
2. Guanin nukleotida: guanin-deoksiribosa-fosfat
3. Sitosin nukleotida: sitosin-deoksiribosa-fosfat
4. Timin nukleotida: timin-deoksiribosa-fosfat
Berdasarkan letaknya, gen dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.
1. Kromogen: gen yang terletak pada kromosom dalam inti.
2. Plasmagen: gen yang terletak pada plasma.

Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Monday, June 9, 2014

Pengertian dan Macam Bentuk Kromosom

Menurut Wilhelm Roux (1883), kromosom adalah pembawa faktor keturunan. Eksperimen T. Bovery dan Ws. Sutton (1902) membuktikan bahwa kromosom membawa material genetik. Ukuran dan bentuk kromosom bervariasi pada setiap spesies makhluk hidup. Panjang kromosom antara 0,2 –50 mikron dengan diameter antara 0,2–20 mikron. Bentuk kromosom pada setiap fase pertumbuhan dalam pembelahan mitosis senantiasa berubahubah. Setiap kromosom terdiri atas sentromer dan lengan.
Berdasarkan letak sentromer dan lengan, bentuk kromosom dibedakan menjadi empat macam sebagai berikut.
1. Bentuk telosentrik, yaitu jika letak sentromer berada di ujung.
2. Bentuk akrosentrik, yaitu jika letak sentromer mendekati ujung.
3. Bentuk submetasentrik, yaitu jika letak sentromer agak jauh dari ujung kromosom dan biasanya membentuk huruf L atau J.
4. Bentuk metasentrik, yaitu jika letak sentromer berada di tengah sehingga panjang masing-masing lengan sama.
Sentromer (kinetokor) merupakan bagian kepala kromosom yang berfungsi mengatur pergerakan kromosom pada waktu pembelahan mitosis. Bagian lengan kromosom terdiri atas selaput benang-benang kromosom atau benang nukleosom. Pada nukleosom inilah terdapat gen-gen yang dibangun oleh molekul DNA. Pada setiap spesies, makhluk hidup yang berinti (eukarion) mengandung sejumlah kromosom yang tetap.
Susunan dan jumlah kromosom dari setiap individu bervariasi. Berikut gambaran variasi jumlah kromosom pada beberapa organisme.
Berikut ini tabel jumlah kromosom pada beberapa Organisme :
 Berdasarkan tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah kromosom tidak ada hubungannya dengan tingkat atau derajat individu. Makhluk hidup yang diploid (2n) akan menghasilkan sel yang haploid (n) pada sel kelaminnya. Hal ini mengakibatkan zigot yang terbentuk pada peristiwa fertilisasi (pembuahan) bersifat diploid.

Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Komponen Genetika Mahluk Hidup

Pewarisan sifat atau karakteristik dari satu generasi ke generasi selanjutnya berhubungan dengan kromosom. Setiap kromosom tersusun atas gen yang mengkode penampilan dan susunan suatu organisme. Setiap kromosom dibentuk oleh molekul DNA dan protein. Molekul DNA, ditunjukkan gambar di samping, merupakan adalah rantai dari banyak gen yang saling berhubungan.

Pada perkembangan generatif makhluk hidup, sifat-sifat dan karakteristik dari kedua induk diwariskan kepada keturunannya. Sifat-sifat dan karakteristik tersebut dikuasai dan dikendalikan oleh faktor-faktor genetik. Faktor-faktor genetik yang menguasai dan mengendalikan sifat-sifat tersebut berada di dalam kromosom, tepatnya pada gen. Gen terdapat dalam lokus yang berupa substansi protein dan tersusun oleh DNA (Deoxyiribo Nucleid Acid) dengan susunan yang kompleks.
Penjelasan terperinci tentang Kromosom, Gen dan Struktur kimia materi genetik saya pisahkan agar lebis simpel bacanya dan dapat memahami secara bab.

Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009

Saturday, June 7, 2014

Hubungan Metabolisme Karbohidrat dengan Metabolisme Lemak dan Protein

Hasil pencernaan lemak (asam lemak dan gliserol) dan protein (asam amino) masuk ke dalam jalur respirasi sel pada titiktitik yang diperlihatkan. Beberapa titik yang sama bekerja untuk mengalirkan kelebihan zat intermedier ke dalam jalur anabolisme ke sintesis lemak dan asam amino tertentu.


Daur Krebs merupakan jalur metabolisme yang utama dari berbagai hasil metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Hasil dari Siklus Krebs adalah energi ATP, CO2, dan H2O. Hal itu terjadi pada makhluk hidup aerob, sedangkan pada makhluk hidup anaerob tidak menggunakan metabolisme Daur Krebs sebagai penghasil energinya.
Glikolisis anaerob adalah proses penguraian karbohidrat menjadi laktat melalui piruvat tanpa melibatkan O2. Fermentasi alkohol adalah proses oksidasi glukosa yang menghasilkan etanol dan CO2.

Sumber buku : Biologi_3_Kelas12_Subardi_Nuryani_Shidiq_Pramono_2009